Sayangi Diri Anda Dengan Kesehatan Yang Baik

Facial Serum Vs Facial Pelembab - Apa Perbedaannya?

Industri kecantikan seperti cakrawala yang tak pernah berakhir yang Anda lihat di atas samudera - tampaknya akan berakhir pada pandangan pertama, namun saat Anda mendekat, masih banyak lagi yang bisa dilakukan. Keindahan kebutuhan masyarakat tak pernah terpuaskan pada tahap kehidupan apapun dan pasar memanfaatkannya dengan mengembangkan berbagai produk.

Daftar ini bisa mencakup pembersih, exfoliator, toner, scrub, krim, lotion, pelembab, serum. Sepertinya tidak ada habisnya. Apakah Anda benar-benar mengetahui perbedaan di antara mereka semua dan tujuan penggunaannya pada kulit?

Bagi beberapa orang, semua produk tampak sama. Anda hanya perlu mencuci muka dengan sabun dan memakai krim (istilah umum untuk produk kulit yang mayoritas orang ketahui). Tapi bagi orang yang memiliki rejimen kecantikan religius, semuanya penting dan masing-masing memiliki keunikan tersendiri untuk kulit.

Bahkan saat itu, ada beberapa bagian orang yang tidak memiliki pengetahuan tentang apa yang mereka gunakan pada kulit. Artikel ini bisa membantu mereka. Baca terus untuk mengetahui perbedaan antara pelembab dan serum.

Facial Serum Vs Facial Pelembab - Apa Perbedaannya?

Serum


Serum merupakan salah satu temuan terbaru oleh para ahli kecantikan dan mulai populer. Kebanyakan orang menjauh dari membeli serum sendiri hanya karena biayanya. Tapi ada alasan untuk harga tinggi.

Setiap serum diisi dengan sejumlah bahan aktif yang bisa bekerja pada kulit dengan sangat efektif. Jumlah bahannya bisa bervariasi mulai dari 10-15.

Tekstur serum sangat cair dan ringan pada kulit. Secara teknis, molekul yang membentuk serum berukuran mikro sehingga bisa menembus kulit seseorang dan bekerja jauh ke dalam lapisan, sehingga memberi cahaya dari dalam ke luar. Dapat dikatakan bahwa serum bekerja dari akar dan tidak hanya untuk tujuan topikal.

Facial Serum

Pelembab


Seperti namanya, pelembab melakukan pekerjaan pelembab kulit sampai tingkat yang baik bila digunakan secara teratur. Ini menjebak atau menarik kadar air untuk membuat kulit lembut. Isi kimia pelembab pada dasarnya adalah ikatan oksigen dan hidrogen yang berusaha membuat ikatan tambahan dengan air, sehingga menarik uap air. Jumlah bahan aktif dalam pelembab sangat kurang dibandingkan serum.

Pelembab datang dalam dua jenis - lotion dan krim. Lotion secara ilmiah disebut emolien dan ringan dalam tekstur. Molekulnya pasti lebih besar dari serum dan menutup celah antara sel kulit mati. Krim masuk dalam kategori yang disebut oklusives yang mengandung minyak mineral dan minyak bumi. Molekul dalam krim lebih besar dan tidak menembus kulit tapi bekerja lebih cepat daripada lotion untuk hidrasi sementara.

Facial Pelembab

Manfaat Serum Dan Pelembab


Kulit bisa menjadi kering karena berbagai alasan. Salah satunya adalah bahwa, pada saat air bergerak ke atas dari lapisan bawah ke epidermis pada kulit, sebagian besar kelembaban hilang. Ini umum terjadi pada semua. Faktor lainnya bisa bersifat atmosfer, genetik dan sifat kulit pada umumnya.

Saat mengoleskan pelembab, mencegah kulit menjadi kering karena faktor ini. Ini adalah satu-satunya tujuan pelembab. Bila salah satu berhenti menggunakannya, kondisi kulit kering lebih cenderung kambuh. Pelembab tidak memberikan solusi permanen.

Serum melayani tujuan yang berbeda. Ini menargetkan kebutuhan khusus pada kulit. Seseorang dapat menemukan serum yang secara eksklusif ditujukan untuk jerawat, keriput, pigmentasi, kekurangan vitamin C dan banyak lagi.

Untuk mendapatkan masalah kulit dengan benar, serum bekerja dari jauh di dalam lapisan kulit - dari akar. Hasil yang diperoleh bersifat permanen jika dipelihara dengan baik sesudahnya. Seseorang dapat mengatakan bahwa serum memperbaiki kerusakan kulit.

Fakta yang perlu dicatat di sini adalah bahwa kebanyakan serum memiliki sifat untuk melembabkan kulit - dua demi satu tujuan. Namun, tidak melakukan pekerjaan pelembab seluruhnya dan karenanya, keduanya harus digunakan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

Manfaat Serum Dan Pelembab

Cara Menggunakan Serum dan Pelembab


Ketika datang ke serum, sedikit berjalan jauh. Menggunakan terlalu banyak serum dapat mempengaruhi kulit akibat tingginya jumlah bahan aktif. Serum biasanya digunakan dengan bantuan penetes atau cara lain dimana hanya sejumlah kecil yang dapat dipompa keluar. Ini harus digunakan tepat setelah membersihkan kulit dan sebelum melembabkan. Ini akan membantu ramuannya masuk. Cara terbaik adalah menggunakan serum sebelum tidur karena peremajaan kulit lebih baik selama jam tidur.

Pelembab harus digunakan setelah menerapkan serum. Metode pemakaian ini mengikuti aturan ibu jari yang melapisi produk pada kulit harus dilakukan mulai dengan bahan tertipis. Pelembab dapat diaplikasikan sendiri kapan saja untuk kebutuhan diperjalanan.

Cara Menggunakan Serum dan Pelembab

Simpan Serum dan Pelembab Ditempat Yang Aman


Expire serum lebih rendah dari pada pelembab dan ini karena ramuan kuat. Tapi, berkat teknologi untuk mengenalkan bahan yang larut dalam air. Jika disimpan dengan benar, bisa bertahan dari sekitar 6 bulan sampai satu tahun. Serum harus disimpan di tempat yang sejuk dan kering tanpa terkena cahaya. Pelembab bertahan lebih lama dan bervariasi tergantung pada jenis penyimpanannya.

Facial Serum Vs Facial Pelembab - Apa Perbedaannya? Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Rizky Ismail